RSS

Batuk-pilek pada anak

26 Apr

Tulisan ini diambil dari milis kesehatan anak. Banyak orang tua yang was-was ketika menghadapi anaknya sakit. Termasuk diriku, sulit untuk menghadapi keputusan kapan seorang anak dibawa ke dokter. Untung diketemukan oleh milis maupun tulisan yang dibuat oleh para dokter sendiri, jadi diriku masih diberikan petunjuk mengenai penyakit anak. Juga mengenai RUM (Rational Use of Medicine), yang ditulis oleh dr. Purnamawati yang Q&A Smart Parents and Healthy Children, yang menekankan untuk tidak sembarangan memberikan obat, terutama antibiotik kepada si kecil. Walaupun tidak sepenuhnya mengerti, feeling seorang ibu pada akhirnyalah yang mendorong si kecil untuk dibawa ke dokter atau tidak.

Sejauh ini, untuk penyakit ringan seperti flu atau demam, si kecil cukup diberikan home treatment untuk mengurangi ketidaknyamanannya. Beruntung juga, memiliki background keluarga yang sangat mendukung home treatment. Ingat waktu di masa kecil dulu, diriku jarang dibawa ke dokter, karena cukup dengan penanganan di rumah, tidak dengan obat-obat kimia itu, penyakit ringan ini dapat disembuhkan juga, dan juga berkat obat-obatan alami yang ada di sekitar kita. Sekedar sharing, semoga membantu para pencari info, dalam memberikan penanganan pertama bagi si kecil. 

Pilek

Penyebabnya infeksi virus. Umumnya berlangsung selama 5 hari (3 – 14 hari rentangnya) tergantung daya tahan tubuh dan tergantung ada tidaknya penderita flu di rumah atau di sekolah. Jika anak memiliki saudara kandung yang lebih besar dan sudah bersekolah, maka ia sangat potensial sering mengalami demam & flu. Tidak ada obat untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Daya tahan tubuh anak terhadap infeksi virus flu akan meningkat sejalan dengan waktu

Penanganan:

  • Yang paling dibutuhkan adalah cairan, sering minum meski sedikit2.
  • Supaya ”ingus” tidak kental dan menyumbat jalan nafas, berikan air garam steril sebagai tetes hidung. Air garam steril ini tidak akan menimbulkan efek samping. Menghirup uap air panas juga banyak membantu saat mengalami demam & flu. 
  • Apabila pada malam hari tidak dapat tidur karena hidung tersumbat, beri tetes hidung untuk menghilangkan pembengkakan di dalam hidung (Breathy)
  • Humid environment, jangan kering seperti dalam ruangan berAC. Kalau perlu, taruh satu ember berisi air mendidih setelah anak tidur.
  • Paracetamol – bila bayi/anak uncomfortable atau high fever (>38.5)
  • Di lain pihak, kita sering mengacaukan alergi dengan flu. Pada alergi yg mengenai hidung, anak juga akan ”meler” tetapi anak tidak demam, tetap aktif bermain. Bukan berarti juga anak menderita infeksi virus flu.

Pencegahan:

  • Sering cuci tangan
  • Hindari kontak erat dengan penderita flu
  • Jaga kebersihan rumah seperti di kamar mandi, dapur, dsb

Kapan menghubungi dokter?

  • Persistent cough, fever > 72 hours
  • Sesak nafas, kuku dan bibir tampak biru
  • Luar biasa rewel, atau luar biasa mengantuk (sangat sulit dibangunkan)

Ingat: Tidak ada obat pilek yang efektif untuk bayi dan anak.

 

Radang Tenggorokan

Umumnya disebabkan oleh infeksi virus. Artinya, akan sembuh sendiri – self limiting; dan samasekali tidak memerlukan antibiotik. Hanya sekitar 15% saja yg infeksinya disebabkan oleh kuman Streptococcus dan umumnya menyerang anak usia 4 – 7 tahun. Dengan catatan, diagnosisnya harus berdasarkan biakan usap tenggorokan.

Penanganan:  

  • Banyak minum; minuman yg hangat akan memberikan rasa nyaman di tenggorokan
  • Untuk anak yg lebih besar, bisa diajarkan untuk kumur-kumur atau mengisap lozenges
  • Kalau panas atau kesakitan, berikan paracetamol (seperti panadol atau tempra)
  • Kalau hidung tersumbat, dapat diberikan tetes hidung NaCl dan menghirup uap panas. Kalau anak sangat terganggu, dapat diberikan Nasal decongestant.

 

Batuk

 Jika kita membaca literaratur kedokteran, sering diungkapkan bahwa batuk merupakan suatu mekanisme tubuh untuk mengeluarkan sesuatu yang mengganggu saluran nafas kita, seperti dahak, riak, benda asing (kacang, dsb).  Batuk sebagai anugerah terindah dari Tuhan sering disikapi dengan tidak bijak oleh mereka yang tidak memahaminya.

Andaikan kita perhatikan sejenak para pada penderita stroke misalnya. Karena adanya gangguan dalam otak, refleks batuknya terganggu. Akibatnya dahak menumpuk di paru-paru dan yang bersangkutan umumnya mengalami pneumonia. Hingga berefek fatal kematian pada penderita tsb.

Batuk bukanlah momok. Melalui batuk, kita tetap dapat bernafas, karena lendir yang mengganggu saluran nafas akan dikeluarkan saat batuk. Dengan batuk, kita terhindari dari bahaya tersedak benda asing yang masuk ke saluran nafas kita.

Yang terpenting yang harus kita lakukan adalah mencari tahu apa penyebab batuk.  Infeksi kah atau bukan infeksi. Pada anak, batuk umumnya disebabkan oleh infeksi virus atau oleh alergi.

Batuk akibat infeksi virus flu misalnya bisa berlangsung sampai dengan 2 minggu. Bahkan lebih lama lagi bila anak kita sensitif atau alergi, atau bila di rumah ada anak lain yang lebih besar yang juga sedang sakit. Batuk karena alergi juga bisa berlangsung lama atau hilang timbul selama pencetus alerginya tidak diatasi.  Alergi yang dimaksud bisa dalam bentuk alergi hidung (Allergic rhinitis), asma, alergi suatu zat dari lingkungan. Penyebab lainnya adalah sinusitis, reflux, pneumonia.

Penanganan:

Cari penyebab batuk. Jika batuk disebabkan oleh produksi dahak yang berlebihan, maka upaya yang perlu dilakukan adalah mengurangi produksi lendir. Melalui cara :

  • Minum banyak yang hangat misalnya lemon
  • Jangan ada asap rokok
  • Ruangan jangan kering (Moist air – kamar mandi – buka keran air panas biarkan beberapa lama sehingga ruangan, atau taruh satu ember air panas mendidih, atau pasang humidifier)
  • Agar anak lebih nyaman, tidurkan dengan bantal agak tinggi
  • NO – ANTIBIOTICS. Ingat !  Kebanyakan batuk tidak memerlukan antibiotik
  • NO cough suppressant.  Jangan mengkonsumsi obat penekan refleks batuk (seperti DMP). Anehnya, anak kita sering mendapatkan obat racikan / puyer yang salah satu kandungannya codein (sejenis narkotika) yang tidak diketahui manfaatnya.

Pada dasarnya, TIDAK ADA yang namanya obat batuk itu.

Juga tidak ada obat pencair dahak. Cari pencetusnya !

About these ads
 
1 Comment

Posted by on April 26, 2011 in Si kecil

 

Tags: , , , , , , , ,

One response to “Batuk-pilek pada anak

  1. imb2007

    June 23, 2012 at 5:30 pm

    Ass. Gimana kabarnya bapak ? Salam dr kebumen….

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: