RSS

Perubahan Alamat Web

Terimakasih bagi yang sudah berkunjung ke IsiTulisanBunda.wordpress.com

Untuk postingan selanjutnya, akan dipost ke alamat baru yaa.. http://anakdanwanita.com

Semoga bermanfaat untuk mendapatkan informasi-informasi yang diperlukan.. =)

 
Leave a comment

Posted by on August 24, 2011 in Uncategorized

 

Tips penggunaan plastik

Berbagai jenis plastik yang beredar di pasaran belum tentu aman untuk digunakan. Terutama yang digunakan sebagai peralatan rumah tangga, lebih ekstra hati-hati dalam memilih serta menggunakannya. Walaupun pihak produsen telah mengatakan bahwa plastik yang digunakannya telah aman, tak jarang yang mmbuat bahaya adalah penggunaan yang dilakukan oleh konsumen itu sendiri. Maka dari itu, sebaiknyalah kita mengetahui bagaimana memperlakukan plastik tersebut sehingga aman untuk digunakan.

  • Hindari plastik yang berbau serta berwarna dalam membungkus makanan secara langsung. Plastik hitam kresek adalah yang paling umum kita temui di pasar-pasar yang digunakan untuk membungkus makanan. Hal ini sangat berbahaya bagi kesehatan, karena kita tidak mengetahui bagaimana riwayat penggunaan sebelumnya, apakah plastik tersebut dahulunya sebagai limbah rumah tangga, limbah logam berat, maupun limbah lainnya, dan masih ditambahkan dengan zat kimia dalam proses pembuatannya.
  • Gelas/botol plastik yang digunakan sebagai tempat penyimpanan air panas atau tempat perantara memindahkan air panas ke tempat lain juga merupakan cara yang salah dan berbahaya. Menurut penelitian, plastik mengandung senyawa Bisphenol A (BPA) yang berbahaya bagi kesehatan, dan air panas mendidih maka BPA akan terlepas 55 kali lebih banyak dibandingkan bila diisi dengan air biasa. Hal ini juga menjadi perhatian di kalangan ibu-ibu ketika memilih botol minum anak, yang digunakan sebaiknya yang bertuliskan BPA Free.

Botol minum yang bertuliskan BPA Free ini pada umumnya memang relatif mahal (import) dibandingkan botol minum yang tidak mencantumkan BPA Free. Permasalahan ini dapat dicarikan solusi dengan menggunakan botol yang sudah terpercaya digunakan serta menggunakannya dengan bijaksana. Sebagai contoh, untuk membuat susu anak, sebaiknya susu & air panas dituangkan terlebih dahulu pada gelas/cangkir keramik/kaca. Baru setelah agak dingin, dapat dituangkan ke dalam botol susu lalu diberikan kepada anak. Setelah penggunaan, cuci & steril botol plastik wadah susu, air kemasan/minuman ringan jika ingin dipakai lagi.

  • Hindari penggunaan botol kemasan air mineral yang telah terpapar oleh sinar matahari. Seperti yang telah disinggung di atas, plastik tidak dapat berhubungan langsung dengan panas. Hindari pula membungkus makanan yang berminyak seperti bakso/gorengan yang bersifat asam ke dalam plastik.
  • Memilih makanan yang berkemasan plastik, perhatikan tanggal kadaluarsa. Selain pengaruh dari bahan dasar yang digunakan pada makanan tersebut, juga pengaruh dari bahan dasar pembungkus makanan tersebut. Hati-hati agar tidak tergiur dengan warna & kemasan yang menarik. Perhatikan juga kredibilitas si produsen pembuat plastik. Biasanya, harga yang mahal memang lebih terjamin keamanannya karena sudah dipastikan telah memenuhi standar produksi tertentu.
  • Perhatikan simbol-simbol (segitiga) yang digunakan pada wadah makanan/minuman yang terbuat dari plastik:
  1. No 1 (Polyethylene Terephthalate) adalah plastik yang yang transparan, jernih, kuat dan merupakan materi yang kurang bagus untuk menahan gas dan kelembaban. Plastik yang tertera no 1 ini aman digunakan, tetapi hanya boleh digunakan 1 kali saja. Contoh: air kemasan, jus,soft drink, dsb.
  2. No 2 (High-density Polyethylene) adalah plastik yang tahan lama & hanya 1 kali pemakaian. Contoh: botol obat, botol susu cair, jerigen pelumas, dan botol kosmetik.
  3. No 3 (Polyvinyl Chloride) adalah plastik yang berbahaya & mengeluarkan racun kimia ke dalam makanan/minuman. Contoh: bahan mainan anak, botol shampo, pipa, dsb.
  4. No 4 (Low Density Polyethylene) adalah plastik yang tidak dapat didaur ulang & Sebaiknya hindari penggunaan plastik no 4 ini sebagai kemasan. Contoh: keranjang sampah, map plastik, tempat penyimpan beras, dsb.
  5. No 5 (Polypropylene) adalah bahan plastik terbaik sebagai tempat makanan & minuman, terutama untuk bayi.
  6. No 6 (Polystyrene) adalah plastik sulit untuk didaur ulang, yang berbahaya bagi kesehatan. Dapat dikenali dengan cara dibakar (sebaiknya dihindari), kemudian plastik ini akan meninggalkan warna kuning/jingga & meninggalkan jelaga. Contoh: tempat makan styrofoam, gelas plastik, wadah makanan, nampan, dsb.
  7. No 7 (Other) adalah plastik yang berbahaya bagi tubuh, menggunakan bahan campuran yang resinnya tidak diketahui & tidak dapat didaur ulang. Digunakan pada segala macam benda termasuk dalam industri makanan & minuman.

Sebaiknya konsumen tetap waspada terhadap penggunaan plastik & mengetahui cara penggunaannya sehingga terhindar dari berbagai macam bahaya. Gunakan plastik yang dapat didaur ulang, yang bukan sekali pakai, dan menggunakan wadah sesuai fungsinya.

 
Leave a comment

Posted by on August 7, 2011 in Tips

 

Tags: , , , , ,

Bekerja dari rumah?? Why not??

Dulu tidak pernah terlintas dalam benak jika harus tinggal di rumah, menjadi Full Time Mother. Sekarang karunia & jalan yang telah diberikan oleh Tuhan ini merupakan yang terbaik dariNya, dan ternyata memang banyak hikmah yang didapat. Apakah saya bosan di rumah?? Awalnya agak kaget, pernah mengalami kebosanan juga, tetapi itu langsung berubah setelah menemukan kegiatan yang dapat menambah penghasilan hanya dari rumah, teman baru, komunitas baru, pelatihan diri baru di d’BC Network.

Beberapa keuntungan yang saya dapatkan saya coba share di sini:

  • Menghabiskan waktu lebih banyak bersama keluarga. Menjadi seorang ibu merupakan anugerah terindah yang Tuhan berikan kepada saya. Saya ingin momen ini saya manfaatkan sebaik-baiknya. Saya ingin memperkuat bonding itu. Sempat ada beberapa tawaran maupun lowongan pekerjaan di luar kota maupun yang membutuhkan pekerjanya berangkat jam 5an pagi pulang hingga 9 malam setiap harinya. Lalu, bagaimana saya bisa melihat & mengontrol perkembangan malaikat kecil saya? Bukannya saya tidak percaya kepada orang lain, tetapi tetap beda asuhan seorang ibu dengan yang lain. Kalaupun dipikir-pikir lagi, lebih baik meninggalkan anak di tempat penitipan anak, yang sudah profesional dan bertanggung jawab daripada ditinggalkan dengan seorang pembantu di rumah.
  • Mengatur waktu sendiri. Dalam pengertian ini, waktu yang ada digunakan sebaik-baiknya. ‘Me time’ yang saya dapatkan adalah ketika si kecil tidur. Lumayan dalam waktu kurun waktu 2 jam itu saya manfaatkan dengan sebaik-baiknya. Terima kasih juga kepada suamiku, yang telah memberikan fasilitas internet, sehingga memudahkan saya untuk bekerja. Si kecil terkadang suka jealous jika melihat bundanya membuka laptop. Di saat dia bangun, kembali tugas seorang ibu kembali ‘difungsikan’.
  • Melakukan pekerjaan yang disenangi. Pekerjaan yang saya lakukan bukan merupakan beban, melainkan passion yang selama ini saya cari. Kegiatan yang membutuhkan offline dapat dicarikan waktu yang tepat. Saya senang sekali keluar rumah disaat bukan ‘jam-jam’nya macet total. Jakarta memang kejam dalam kemacetannya.
  • Mengontrol sendiri penghasilan. Mau berapa pun, tergantung dari usaha si pengusaha untuk mendapatkan penghasilannya. Dapat dikontrol sendiri, berapa kenaikannya. Tentu bukan ‘ongkang-ongkang’ kaki saja, tetap dibutuhkan usaha kerja keras di sini.  Tetap membutuhkan rangkaian proses. Terasa sia-sia pendidikan yang saya lalui?? Tidak. Pendidikan itu telah membentuk kharakter saya, menambah pengalaman hidup & wawasan saya sehingga berwarna-warni seperti sekarang ini.
  • Ga butuh baju resmi. Suka-suka. Yes, the boss is you!  Dasteran ok, tanpa makeup it’s ok, sambil nyemil kanan-kiri pun boleh.
  • Mengurangi stress. Kemacetan salah satu pemicu stress di Jakarta. Belum lagi karena anak sakit, yang pasti berat meninggalkannya. Sampai kantor pun pasti kepikiran dengan yang di rumah. Ga perlu kena omelan, karena kita yang melakukan sendiri. Paling si upline urut-urut dada hahhaa.

Setiap apapun dalam kehidupan ini merupakan pilihan yang kita pilih. Semua ada konsekuensinya sendiri. Pastikan segala keputusan dipikir & ditimbang masak-masak & tidak menutup kemungkinan kesuksesan bermula dari rumah tercinta. Jutaan atau puluhan juta dari rumah?? Bisa banget! Mereka telah membuktikannya.

 

Tags: , , , , , , , ,

Yang harus diwaspadai dalam tumbuh kembang anak

Sangat menyenangkan melihat tumbuh-kembang si kecil. Membuat rasa syukur semakin bertambah. Apalagi mendidiknya dengan tangan kita sendiri, menjadikannya anak yang kita inginkan, tentu saja menjadi anak yang baik & berguna bagi masyarakat. Cita-cita yang umum bagi setiap orang tua ya. Dalam merawat & mendidiknya, kita sebagai orang tua tetap harus memantau apakah anak bertambah pertumbuhan serta kecerdasannya sesuai dengan umurnya atau tidak. Kecerdasan ini mencakup kemampuan perseptual, motorik, kognitif, dan keterampilan sosial.

Setiap anak itu unik, berbeda-beda satu sama lain. Ada beberapa indikasi yang harus diperhatikan oleh orang tua jika anak belum mencapai perkembangannya seperti di bawah ini. Jika mengkhawatirkan, segera hubungi dokter anak maupun psikolog anak sehingga dapat terdeteksi.

  • Usia 9-12 bulan, waspada apabila: belum bisa merangkak; belum bisa tengkurap; tidak dapat mengambil barang yang ada di depannya; belum bisa mengucap sepatah kata; belum bisa menirukan gerak tubuh; tidak bisa melambaikan tangan/menggelengkan kepala; belum bisa menunjuk barang/gambar
  • Usia 15-18 bulan, waspada apabila: belum bisa berkata setidaknya 15 kata
  • Usia 18-24 bulan, waspada apabila: belum bisa berjalan; setelah bisa berjalan, berjalannya abnormal; belum bisa merangkai kalimat lebih dari dua kata; belum tahu fungsi alat-alat yang sering dipakai di rumah seperti telepon, sendok, gelas; belum mampu menirukan gerakan tubuh/kata; belum bisa menggerakkan mainan beroda
  • Usia 3 tahun, waspada apabila: masih sering terjatuh saat berjalan; ucapannya tidak jelas; belum bisa menyusun balok; belum bisa berkomunikasi; belum bisa bermain sebagai ayah/ibu; belum bisa memahami perintah sederhana; tidak tertarik pada anak lain; susah berpisah dengan ibu
  • Usia 4 tahun, waspada apabila: belum bisa melempar bola; belum bisa melompat; belum bisa naik sepeda roda tiga; masih menangis bila ditinggal pergi orang tuanya; tidak suka permainan interaktif; tidak acuh pada anak lain
  • Usia 5 tahun, waspada apabila: sangat penakut, berperilaku agresif, sulit berpisah dari orang tuanya, tidak mampu berkonsentrasi lebih dari 5 menit; tidak tertarik pada anak lain; merespon orang di sekitarnya dengan datar
 
Leave a comment

Posted by on July 3, 2011 in Si kecil

 

Tags: , , , , ,

Tips bepergian dengan si kecil

Sudah ada rencana perjalanan jauh dengan si kecil? Bingung bagaimana caranya? Biasanya hal ini dialami oleh new mommy untuk pertama kalinya, sedangkan yang sudah memiliki lebih dari satu anak biasanya sudah berpengalaman dalam membawa si kecil. Kalau saya, biasa dibilang orang-orang cukup ribet membawa ini-itu. Bagi saya, lebih baik agak sedikit merepotkan, daripada kerepotan mencari ini-itu ketika dibutuhkan, yang belum tentu ada ketika dicari di tempat yang baru. Ada beberapa tips yang saya dapat saya share di sini:

  • Sebagai orang tua, kita sebaiknya mencari tahu terlebih dahulu, apakah dalam perjalanan ini nyaman atau tidak untuk si kecil, seperti kendaraan atau fasilitas lain yang akan digunakan, karena bayi lebih rentan terhadap udara panas & kemudian dapat membuatnya tidak nyaman (rewel).
  • Buat note kecil apa saja yang dibutuhkan si kecil. Hal ini untuk menjaga terlupanya membawa barang-barang anak.
  • Bawa tas/koper kecil khusus untuk si kecil. Tas/koper ini dapat juga dipisahkan kembali menjadi tas tentengan kecil yang berisi 1-2 baju, minyak gosok & perlengkapan lainnya, yang dibutuhkan dikala emergency, contoh ketika di penerbangan, cukup tas kecil saja yang ditaruh di kabin, lainnya dapat ditaruh di bagasi.
  • Pakaian secukupnya, disesuikan dengan cuaca saat berangkat maupun tiba di tempat tujuan. Popok/pampers/clodi (cloth diapers), topi, jaket/sweater  juga tetap dibawa, karena kita tidak tahu pasti keadaan apa yang akan terjadi selama perjalanan. Perlu dibawa juga sabun cuci kecil untuk mengucek kain jika sewaktu-waktu diperlukan.
  • Makanan, minuman & peralatannya. Tergantung berapa umur si kecil. Jika masih membutuhkan ASI, lebih baik sang ibu membawa nursing cover yang dapat dipakai dimana saja untuk menyusui. Jika menggunakan pesawat terbang, ada baiknya ketika take off & landing bayi disusui agar bayi tetap nyaman karena efek perbedaan tekanan udara pada telinga bayi. Boleh juga membawa hasil perahan, disimpan di tempat yang ditentukan, mengingat ASI ini hanya dapat bertahan beberapa jam di udara kamar. Makanan padat, kudapan, baik kue maupun buah potong, tentu penting untuk dibawa. Air putih, susu, & termos juga jangan sampai terlupakan.
  • Obat-obatan. Lebih baik konsultasikan dengan DSA jika akan membawa anak bepergian jauh, karena biasanya dokter sudah tahu dan akan memberikan resep obat-obatan yang biasa diperlukan ketika akan bepergian. Obat-obatan ini ditaruh di tempat yang mudah dijangkau/diambil jika dibutuhkan.
  • Gunakan car seat jika memakai kendaraan pribadi. Penting untuk keselamatan serta kenyamanan si kecil. Posisi sebaiknya disesuaikan dengan umur si kecil. Karena kita tinggal di Indonesia dan menggunakan jalur sebelah kiri, car seat pun sebaiknya diletakkan di sebelah kiri, untuk menghindari ‘keramaian’ dari jalur lawan.
  • Selimut & bantal kecil. Dapat dibawa ketika dalam perjalanan jauh. Mengapa ini penting? Agar anak terhindar dari kedinginan & dapat tidur dengan nyaman, apakah itu di pangkuan ibunya atau di tempat barunya.
  • Mainan/buku bacaan. Bawa 1-2 buah mainan/buku bacaan favoritnya, karena dapat membunuh kebosanannya dalam perjalanan.
  • Sandal & sepatu yang nyaman, beserta kaos kakinya.
  • Kantong plastik untuk pakaian kotor/hal-hal lainnya. Tissue basah maupun kering, peralatan untuk mencuci botol (jika menginap), begitu juga peralatan mandi.
  • Toilet training yang praktis dapat dibawa, seandainya anak belum terbiasa menggunakan toilet umum.
  • Yang terpenting adalah berdoa sebelum, di tengah & sesudah perjalanan. Bantu anak untuk memanjatkan doa, walaupun belum sepenuhnya mengerti, hal ini akan membawa kebiasaan baik untuk dirinya di masa depan nanti.

Happy weekend! =)

 
Leave a comment

Posted by on June 21, 2011 in Tips

 

Tags: , , , , , ,

Oriflame itu MLM ya?? oh, NO!!

Seorang teman yang sedang saya prospek,
mulai mengernyitkan dahi ketika saya mulai berbicara mengenai marketing plan Oriflame.
akhirnya ia berkata
“MLM ya? uughh..enggak deh!! percuma lu ngomong banyak, pokoknya kalau MLM gue ngga tertarik!!”

Pernah dengar yang seperti ini?
Saya sering🙂

Saya memahami MLM sebagai sebuah konsep bisnis,
yang merupakan satu alternatif yang mudah, murah dan cepat untuk mencapai kesuksesan.
Memang, kendala terbesar yang dihadapi adalah PENOLAKAN
Kenapa banyak orang menolak MLM?
Hal itu terjadi karena tingginya persepsi negatif orang tentang MLM,
kebanyakan disebabkan oleh ketidakmengertian mereka mengenai konsep MLM
dan diperburuk pula oleh adanya praktik MLM yang dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

Jangan buru-buru menolak sebelum mengerti dengan konsep MLM.
Setelah memahami konsepnya,
kita juga dituntut untuk jeli memilih MLM yang tepat,
perusahaan yang terpercaya dan visioner,
marketing plan yang menguntungkan
dan produk yang berkualitas
karena, hanya MLM yang seperti ini yang bisa bertahan dalam jangka waktu yang panjang,
seperti Oriflame🙂

Setelah memahami konsep MLM,
akhirnya kita akan menyadari bahwa tidak ada alasan untuk menolak MLM,
dan tidak ada alasan untuk tidak sukses di MLM.

Awal mula menjalankan Oriflame yang adalah MLM ini,
saya sedang berada dalam kesulitan keuangan yang parah,
karena suami baru saja tertipu oleh rekan bisnisnya yang jumlahnya mencapai 9 digit angka *hhufff, curhat colongan*
intinya saya tidak punya modal😉
Selain itu saya juga bukan sarjana,
Saya drop out dari bangku kuliah di semester 8
Saya juga bukan tipe manusia yang ‘gaul’
Anak saya bilang saya ini autis🙂
Saya hanya punya beberapa teman dekat,
mereka yang dekat dengan saya adalah mereka yang tidak takut dengan ke-autis-an saya😛
salah satunya adalah, upline tercinta saya, Jeng Lala🙂

Tapi hari ini saya adalah seorang Senior Manager di Oriflame
Insya Allah akan menjadi director di bulan juli🙂

Sombong?
Bukaaann..
Hanya ingin menunjukkan, bahwa siapapun anda,
tidak punya uang, bukan sarjana, ngga gaul
bukan alasan untuk tidak sukses!

Sebenarnya apa sih yang kita butuhkan untuk sukses di Oriflame?

Yang pertama adalah impian🙂
Bisnis apapun impian adalah modal penting.
Namun bisnis konvensional juga menuntut modal uang yang lumayan besar
Ketika mulai menjalankan Oriflame ini,
impian saya hanya satu,
tujuan saya hanya, dapat duit banyak, beresin semua utang itu deh!!
tapi dengan berjalannya waktu,
seiring dengan bertambahnya ‘gaji’ yang saya terima,
saya semakin berani bermimpi🙂
Semakin besar dan semakin besar tiap harinya.

Selanjutnya adalah modal uang
Berapa banyak?
39.900 untuk pendaftaran
33.900 untuk investasi 20 katalog setiap bulan
Memang, kita diwajibkan untuk membeli produk Oriflame,
karena MLM yang tidak ada produknya adalah money game
Tapi itu artinya kita juga membeli barang yang memang kita butuhkan
misalnya, sabun mandi,pasta gigi, bedak, make up, parfum, dll
Kita sebut dengan mengalihkan belanja bulanan
selain itu, jika kita sudah pernah memakai produk Oriflame,
akan lebih mudah untuk menceritakan tentang keunggulan produk Oriflame kepada konsumen dan prospek

Ketiga, modal waktu
MLM adalah mesin waktu
setiap orang memiliki waktu yang sama, yaitu 24 jam
Maka siapapun kita, kaya, miskin, tua, muda, berpendidikan tinggi atau bukan,
punya kesempatan sukses yang sama
karena kita punya modal yang sama, yaitu waktu 24 jam/hr

Konsep MLM membuat waktu menjadi mesin uang
Misalnya, kita melakukan presentasi 1 jam kepada seorang teman,
dan dia tertarik untuk menjalankan Oriflame,
lalu dia menggunakan 1 jam waktunya juga untuk presentasi bisnis
artinya, waktu produktif kita menjadi berganda, dan begitu seterusnya

Orang-orang kaya, menjadi super kaya karena mereka punya banyak sekali waktu produktif
Bill Gates punya 93.000 karyawan di berbagai negara
Rata-rata menyediakan 8 jam/hr waktunya untuk bekerja di Microsoft,
artinya, Bill Gates punya waktu produktif 774.000 jam sehari!!

Bedanya..
pada usaha umum, kita harus membayar atas semua waktu yang diberikan oleh pegawai kita,
sedangkan di Oriflame, setiap downline membayar sendiri gaji atas waktu yang mereka berikan
Karena duplikasi waktu inilah,
jika jaringan sudah berjalan maka kita akan mendapatkan kebebasan waktu

Modal keempat, adalah network atau jaringan
banyak yang bilang, orang yang sukses di MLM adalah mereka yang punya banyak teman
saya tidak sepenuhnya setuju dengan pendapat itu

Misalnya,
kita bisa merekrut 1-3 orang setiap bulan,
dan setiap bulan orang yang kita rekrut juga melakukan hal yang sama,
jika hal tersebut terduplikasi dan diikuti secara sempurna,
maka silahkan hitung ada berapa banyak orang dalam jaringan kita dalam kurun waktu 1 tahun?
Luar biasa bukan?
Apakah mereka semua itu adalah teman/saudara yang kita kenal saja?
Tentu saja bukan,
mereka adalah teman dari teman kita, dst

Terakhir adalah modal informasi
Oriflame memberi bonus pada kita karena memberikan informasi tentang produk Oriflame ini kepada orang lain
Yang disebut bonus pada MLM adalah penghargaan atas jasa kita memberikan informasi kepada orang lain atas sebuah produk
alur informasi tersebut dicatat dalam struktur sponsorship upline dan downline
Setiap perusahaan MLM mengatur sistem sedemikian rupa agar mereka
yang semakin banyak memberi informasi mendapat lebih banyak bonus

Dalam hidup ini, disadari atau tidak,
kita banyak mempunyai jasa terhadap perusahaan besar
Misalnya, ketika kita bilang sabun ini aromanya segar, vitamin ini bagus, dll
kemudian teman-teman kita membeli produk yang kita rekemondasikan,
Lalu..apakah kita mendapatkan sesuatu dari perusahaan tsb?
Tidak !
Kita memberikan informasi berharga, tapi tidak mendapatkan reward
bedakan jika kita memberikan informasi tentang oriflame kepada orang lain
oriflame akan menghargai kita lebih dari yang kita banyangkan!🙂

Jadiii..
Oriflame itu MLM ya?? OH YESSSS!!🙂

Selamat hari selasa semuanya..
GO DIAMOND

*Aisyah Barhutin*
 

Tags: , , , , , , , , ,

‘Kelahiran’ Putri ke-3

Tulisan di bawah ini ditulis oleh ‘eyang uyut’ku, mbak Nurul Abidah. Jadi diriku anak cicitnya heheh. Masih muda looh, masih dipanggil mbak. Hayoo siapa sey mbak yang satu ini?? Silahkan searching.. heheh. Yang pasti beliau adalah seorang ibu bertitle Senior Gold Director yang per bulan Mei 2011 berpenghasilan 20jt an, akan jalan-jalan gratis ke Paris tahun ini dan sekarang tinggal di Singapura. Dahulu wanita ini juga berkarir di salah satu bank,  kemudian memutuskan untuk berhenti, setelah pendapatan yang diterima dari Oriflame dirasa lebih besar dari gaji kantornya.

Tulisan ini pun menginspirasiku, bahwa segalanya itu mungkin. Tidak ada yang tidak. Tuhan tidak akan mengubah nasib seorang manusia kecuali manusia itu sendiri yang mengubahnya, ya kan?

24 Mei 2011

Feeling BIASA saja mencapai peringkat baru Senior Gold Director ?

Bohong banget deh ! Pasti saya seneng banget  dan bangga dong qeqeqeq …

…. biar kesel2 di negara orang suka bikin gemes2 gregetan asyik, bisa juga sampai ke peringkat baru.

Ada yang ngerasa jarak dengan upline adalah kendala dan bisnisnya jadi mandeg?

Jauh dari cabang gak bisa kerja jadinya ?

Kosong event-event secara offline jadi hilang semangat ?

Maaf, alasan anda sedikit telah terpatahkan Insya Allah ya😉

Cuman bisa bilang Alhamdulillah, kalo bukan karena tangan Allah manalah bisa saya yang ga pinter apalagi untuk dibilang cerdas, sekolah ga tinggi, mana gaptek pula awalnya, sekarang sih udah ga terlalu gaptek akut deh hehehe … bisa mencapai karir baru ini :-

Kalau bukan karena leader2 yang hebat yang ada dalam jaringan bisnis manalah saya sampai disini🙂

Makasih yaaaa teman2 bisnis, yang berubah jadi saya anggap sodara deh, semoga pada mau juga ngakuin saya ini sodara hehehe :p

Kalau bukan karena suami, anak, bapak ibu yang percaya dan memberi dukungan, manalah kaki tangan pikiran dan hati ini bisa diajak kompak membangun bisnis dengan nyaman. Makasih juga yaa😀

Karir, uang, kepuasan pribadi baca aktualisasi diri seorang perempuan, saya dapat walo dari rumah, bisa loh ternyata engga harus pergi pagi pulang petang seperti dulu, karena juga sekarang merantau ya susahlah qeqeqe …

Mau alasan untuk berhenti dan gagal ? Ah banyak bangeeet sumpah banyaaaak dan mudah dicari !!

Mau alasan yang sisi gak enak atau justru karena alasan merasa nyaman kok dengan kondisi saat ini, bisa-bisa aja.

Sayangnya saya telah memilih mencari 1 alasan untuk mempertahankannya🙂

Apa ? Saya masih punya banyak keinginan yang ga bisa dipenuhi cuman dengan berdiam diri di rumah nungguin suami pulang ngantor dan dapat jatah bulanan aja😀

Eiiits … bukan hanya soal UANG atau MATERI artiannya ya, tapi keinginan untuk tetap punya prestasi yang membanggakan juga termasuk di dalamnya lho🙂

Hari ini seorang Director lahir yang mengantar saya ke karir baru akhirnya.

DIAN NURDIANINGSIH

Perempuan hebat sama hebatnya dengan 2 kakaknya sebelumnya, MAHARANI WINARTA & ZULFA NITASARI.

Dari mereka semua saya belajar, dari keunikan masing-masing mereka, semua punya kelebihan yang membanggakan🙂

Dan hari ini menyambut kelahiran Director ke-3 saya, mengulang kembali ingatan bekerja bersamanya. Membangun bisnis kami bersama, yang saling memberi efek timbal balik. Aaah, rasa yg bikin terharu dan layak teman-teman pelajari dari seorang Dian Nurdianingsih !

Ibu dari seoarang anak berusia 1 tahunan kini. Dulunya bekerja kantoran dan memutuskan berhenti setelah incomenya dari bisnis melebihi  gaji kantornya. Itu memang cita-citanya untuk jadi ibu full di rumah melihat buah hatinya bertumbuh di tangannya.

Ketika mengejar karir bisnisnya, Dian  yang masih ngantor dan punya bayi saat itu sangat biasa bekerja bareng hingga larut malam bersama saya. Begadang jelek ? Yah what ever deh, engga ada sukses yang GRATISAN. Kalo itu harus dilakukan karena cuman itu jalannya, kenapa tidak ??

Kenapa harus begadang? Dian ga bisa kerjakan bisnisnya siang hari. Otomatis harus malam itu pun saya harus menunggunya sampai si bayi terlelap dan dia memaksa diri bangun untuk mengerjakan bisnisnya. Tau banget beratnya bangun di saat nyenyak-nyenyaknya mengistirahatkan badan setelah seharian bekerja di kantor. Karena saya pernah cape ini badannya waktu ngantor wekekekek …..

Jadi ? Ada yg sama seperti Dian ? Ngantor dan punya bayi ? Anda bisa seperti Dian dong🙂

Sibuk di kantor dan anak mau dijadikan alasan gagal ? Sah-sah saja, itu pilihan masing-masing koq🙂

Yang saya tau, Dian tidak memilih gagal karena kondisinya ….

Trus nih … yang tadi sempat membuat saya tercekat saat membaca activity report  secara online dan in official  Dian telah masuk peringkat Director ….

Saya inget, kami ga sadar sama sekali engga tidur hehehe karena takut kebablasan ga sahur dan subuhan, saat itu Ramadhan. Yang terharu, Dian harus berangkat ngantor dan saya merasa jadi ga fair karena bisa tidur di rumah siang hari membalas yang malam hilang. Gimana saya ga bangga ya punya leader setangguh Dian🙂

Cape ? Saya tau Dian cape …

Sayangnya, sukses meminta kita untuk membayar harganya, salah satunya ya harus berani cape …

Setiap kita boleh mengkambing hitamkan keadaan atas kegagalan

Setiap kita boleh cengeng dengan kondisi lalu pergi cari aman dan nyamannya yang akan menina bobokan kita dengan manisnya …

Tapi, setiap kita juga sama punya kesempatan untuk sukses dengan memilih hak kita

Karena sukses hak siapa aja kok …

Apapun latar belakang …

Kondisi …

Sukses itu pilihan !

Dan Dian Nurdianingsih telah memilih untuk sukses bukan kalah dengan kondisinya:-)

*teriring doa dan peluk buat Dian, selamat untuk peringkat barunya di bisnis kita*

 

Tags: , , , , ,

 
%d bloggers like this: