RSS

Macet lagi macet lagi

15 Feb

meninggalkan jakarta utk studi di bandung2007-2010.. kemudian skrg menetap kembali di jkt.. sekembalinya di jakarta, hal pertama yg membuat terheran-heran adalah kemacetannya!! yaakk.. dr dulu memang jakarta terkenal dgn kemacetan maupun banjirnya.. tp belakangan ini bkn hanya ampun-ampunan, tetapi… Gusti.. paringono sabaaarr… kemacetan yg semakin menggila..

dulu waktu yg dtempuh utk berangkat kerja, jam 1/6 pagi sdh harus angkat kaki dr rumah (lebak bulus – thamrin) dengan jarak tempuh .. kurang lebih 25km.. sampai di kantor jam 8an, itu pun suka telat.. maap, pak, bu,.. =P thn skrg pasti dr rmh sehabis subuh utk pergi ke tempat tujuan yg sama… hehehe.. dan tidur di bus kota merupakan keasyikan tersendiri.. dmn patas ac yg membawaku ke kantor di pagi hari sangat hening.. karenaa.. para penumpangnya yg notabene pekerja kantoran kebanyakan tidur semua!! kecuali bagi mereka yg tdk mendapatkan tempat duduk, bergelantungan..  begitu jg dgn pak sopir & pak kondektur *ya mosok tidur jg??*…

menurut sumber Ditlantas Polda Metro Jaya, jumlah kendaraan bermotor tahun 2008 berjumlah 9.647.925, blm termasuk kendaraan Polri, TNI, dan CD, dan bertambah dengan jumlah 1.172 per hari. sedangkan jumlah penduduk jakarta tahun 2010 sebanyak 8.527.058 (Sumber : Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Administrasi)… hohoho… bs dbayangkan betapa semrawutnya jakarta sesungguhnya..

sudah bnyk cara Pemkot DKI melakukan upaya untuk mengatasi kemacetan.. mulai dr 3 in 1, busway, hingga pengadaan jalan layang baru… hal ini sepertinya tidak menyelesaikan masalah, jika pertambahan kendaran baru semakin meningkat, tidak dbarengi dgn pengurangan jumlah kendaraan lama.. selain itu, tdk dbarengi pula dgn perbaikan sarana transportasi umum.. dgn cara berpikir secara sederhana, jika sarana transportasi umum, contohnya kopaja dan metromini dbuat senyaman & seaman mungkin, masyarakat jg pasti beralih utk menggunakan angkutan umum tersebut.. tp tdk sesederhana itu jg ketika berurusan mengenai bus2 itu.. salah2 penanganan, bs2 berakibat demo ato mogok narik, yg ujung2nya masyarakat pun dirugikan..

blm lg suasana di jln yg membuat stress.. mulai dr mpet-mpetan, rebutan naik & duduk, bau semerbak mewangi, hingga kriminalitas.. hmmm.. tdk heran jika penduduk kota lebih memilih berjuang melawan kemacetan dgn menggunakan kendaraan pribadi, dengan alasan lebih nyaman & aman..

boleh sharing solusi di sini ya… *sapa tau bpk/ibu yg berwenang mengaminkan & menindaklanjuti*… pertama, perbaikan fasilitas transportasi masal.. begitu jg dgn infrastrukturnya.. jika msh seperti skrg, masyarakat  msh berpikir dua kali utk naik kendaraan umum, walaupun dgn ongkos yg lebih murah..

kedua adanya pembatasan kepemilikan mobil.. 1 keluarga max. 2 mobil. jd gmn dunk yg punya keluarga besar?? yaa bs diatur pembagian siapa yg akan memakai mobil (skala prioritas).. dserahkan masing2 pd rembug keluarga… dilarang mencampuri urusan keluarga hal ini jg berlaku utk kepemilikan kendaraan roda dua..

ketiga, tdk diperkenankan memiliki kendaraan, bagi yg tdk memiliki garasi/tempat parkir.. terdengar cukup kejam memang, tetapi hal ini jg bs dimusyawarahkan dgn rt/rw setempat utk memiliki ‘parkiran bersama’… it sounds ridiculous… but hey.. paling ga keadaan ini akan membuat orang akan berpikir dua kali utk memiliki kendaraan jika tdk memiliki parkiran/garasi..

keempat, kenaikan pajak kendaraan.. tentu saja hal ini memerlukan pertimbangan yg lebih dalam, karena kenaikan pajak ini akan mempengaruhi pasar automotif nasional..

kelima, dapat mengadopsi kebijakan transportasi yg telah berhasil dilakukan di Stockholm, Swedia, dimana pd jam2 tertentu (rush hours) pd jln2 protokol (tertentu) dikenakan biaya yg lebih tinggi.. selebihnya…. serahkan pd ahlinya..!! kami tagih janji2 manismuuu…

untuk diriku sendiri, dlm mengatasi kemacetan tersebut, dgn alasan tdk perlu keluar rumah, apalagi meninggalkan si kecil di masa keemasannya.. hal inilah yg ku lakukan:

 
Leave a comment

Posted by on February 15, 2011 in Umum

 

Tags: , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: