RSS

Belajar dengan Flash Card

08 Mar

Banyak yang bertanya, bagaimana si kecil dengan mudah menghapal segala sesuatunya dan dengan cara apa? Manusia diciptakan sempurna oleh yang Maha Kuasa dengan segala kelebihan serta keunikannya. Bayi dengan mudah mengingat apa yang ada di sekitarnya. Sebagai contoh, pada umur 0-3 bulan, bayi belajar mengingat suara ibunya sejak dalam kandungan, dan dia akan terus mengingatnya.  Contoh lain, pada umur 9-12 bulan bayi tidak menangis ketika orang-orang terdekatnya mendekati atau menggendongnya, karena dia sudah belajar untuk mengingat mereka di usia sebelumnya.

Lalu bagaimana lagi caranya agar bayi lebih pintar menghafal? Tentu saja sebagai orang tua kita pasti ingin anak kita pintar. Salah satu cara yaitu mengikuti metode Glenn Doman. Apakah metode itu? Metode Glenn Doman adalah metode yang digunakan untuk mengajarkan bayi membaca. Salah satu caranya adalah menggunakan flash card. Flash card atau yang dikenal dengan kartu pintar adalah salah satu alat untuk menunjang kemampuan bayi dalam hal membaca.

Untuk diriku pribadi, menerapkan metode ini sangat membantu meningkatkan kecerdasan si kecil. Untuk sementara, kartu model inilah yang kugunakan melatih si kecil membaca. Ada berbagai macam kartu pintar, dari jenis, model, hingga kegunaan yang disesuaikan dengan umurnya. Diriku memilih kartu jenis ini karena tidak mudah robek dan warnanya yang menarik, mudah diingat oleh si kecil. Diriku mengajarkan si kecil membaca ketika ia berumur 8 bulan. Agak telat memang, secara metode ini dapat diterapkan sejak ia berumur 3 bulan.

Walaupun tidak sepenuhnya metode Glenn Doman ku praktekkan, beginilah caranya ala Bunda nya Nafisha mengajarkan membaca:

  • Menyiapkan 5 kartu yang sejenis, misal gambar hewan: kuda, kambing, ayam, anjing, kucing
  • Dikala si kecil sedang bermain, orang tua duduk di hadapannya sambil memegang 5 kartu tersebut dan memperlihatkannya. Jangan paksa si kecil untuk duduk manis atau pun melihat kita. Tunggu hingga si kecil akan terlihat akan antusias dengan sendirinya
  • Ketika si kecil melihat ke arah diriku (orang tua), diriku lalu berkata: “Nafisha, ini gambar kuda. Ini kambing. Ini ayam. Ini anjing. Ini kucing”. Terus diulang, sampai ia bosan. Sekali lagi, jangan paksa ia untuk melihat gambar. Untuk memperlihatkan kartu, tidak lebih dari 3 detik per kartu.
  • Sehari diulang max 3x, jarak antara 1 session dgn session lainnya min. 1.5 jam.  Sekali lagi, tergantung aktivitas si kecil, diusahakan ketika dia sedang senang & tidak lelah
  • Untuk mengetahui dia hafal atau tidak, lain waktu orang tua dapat menanyakan itu gambar apa. Jika ia dapat menjawab dengan benar, segera pindah ke gambar selanjutnya. Gaya si kecilku, kadang-kadang ia pura-pura tidak tahu & tidak menjawab, tetapi ketika kita letakkan kartu berjejer, dan kita minta dia mengambil gambar/warna yang dimaksud, dia dapat mengerti & mengambilnya
  • Ulangi terus proses ini, hingga ia hapal seluruh isi kartu

Jika ada cara yang kurang tepat, mohon koreksinya, karena sejauh ini cara ini berhasil diterapkan pada si kecilku. Selamat bermain & belajar dengan si kecil. Dampingi ia dimasa keemasannya. Karena ia aset masa depan & amanah dari Sang Pencipta.

 
Leave a comment

Posted by on March 8, 2011 in Si kecil

 

Tags: , , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: